Janji Suci
Penulis : Wangbie
Pemeran : Jung Yong Hwa, Park Shin Hye
Sumber : Janji Suci
Selamat Membaca ^^
---oOo---
Seorang yeoja mengayuh pelan sepedanya sambil sesekali tertawa pelan mendengar cerita dari namja yang kini duduk di belakang.
Yeoja membonceng namja? Pakai sepeda pancal? Ya.
Lucukah? Sedikit.
"Aigooo... jadi selama ini kamu belum pernah naik sepeda? Ckk..." tanyanya.
"Eoh. Wae Park Shinhye, ssi? Apakah itu lucu?" jawab namja yang sedang memegang erat jaket yeoja yang sudah menjadi sahabatnya sejak beberapa hari yang lalu, Jung Yonghwa.
"Yya!! Jung Yonghwa, ssi. Itu sangat lucu..hihihi..."
Namja yamg di panggil Jung Yonghwa hanya diam tanpa berniat menjawab pernyataan dari sahabatnya, kesal.
Ckkiitt....
Shinhye mengerem sepedanya mendadak, membuat Yonghwa berteriak kencang karena takut. Orang-orang yang berlalu lalang ikut menghentikan kendaraannya dan menatap cemas pada dua orang di pinggir jalan yang baru saja turun dari sepedanya.
Yonghwa dan Shinhye yang merasa setiap orang di sekitarnya sedang memperhatikan mereka segera membungkuk meminta maaf sambil memasang senyum kakunya.
"Apa kau sudah gila? Kenapa berhenti tiba-tiba?" Kesal Yonghwa.
"Lalu kenapa tanggapanmu sangat hebat tuan Jung? Anda tidak harus berteriak seperti itu. Apa Anda sudah tidak tahu malu lagi?" jawab Shinhye tak mau kalah dan sedikit mendorong sepedanya sehingga mau tak mau Yonghwa menahannya agar tidak terjatuh.
"Sekarang aku mau kau yang di depan." ujar Shinhye dan langsung duduk manis di boncengan sepeda.
Yonghwa melotot melihat sahabatnya yang kini tersenyum.
"Ayolah Yong.. tidak pantas seorang yeoja membonceng namja. Itu sangat memalukan. Dan lagi. Lihat!" Shinhye menunjuk ke depan, ke arah jalan yang sedikit menanjak. Yonghwa lagi-lagi hanya menatap Shinhye - sepeda - jalan bergantian.
"Hei anak muda, kasihan kekasihmu. Lihatlah dia sangat lelah. Kenapa tidak naik motor atau mobil saja." seru seorang pengendara mobil yang berada di belakangnya.
"Oh iya. Kenapa tadi tidak naik mobil saja. Pasti tidak akan seperti ini.." batin Yonghwa.
Dinn... dinn...
Bunyi klakson mobil yang sudah seperti antrian membuyarkan lamunannya dan segera lebih menepi lagi agar mobil di belakangnya bisa kembali melaju.
"Shin.. jangan begini. Kau tahu kan aku takut..." Yonghwa memelas.
"Aku mau kita naik ke atas. Dan kau yg di depan. Kalau kau bisa mencapai puncak aku akan mengabulkan permintaanmu 5 tahun yg lalu."
Yonghwa nampak berfikir keras, mengingat ingat permintaan apa yang pernah diucapkannya pada Shinhye.
"Ayolah Yong... tidak lama kok. Jalannya juga tidak terlalu naik.."
"Benarkah?"
Shinhye mengangguk pasti.
"Kalau permintaannya diubah bagaimana?"
Shinhye sedikit terkejut mendengarnya. Tiba-tiba jantungnya berdetak lebih cepat saat Yonghwa mendekatkan wajahnya.
"A..apa yg kau mau?"
Yonghwa tersenyum puas lalu segera naik dan mulai mengayuh sepedanya dengan semangat. Tangannya bergetar hebat saat kakinya mulai bergerak memutar. Keringat dingin mengucur deras dari dahinya ketika beberapa kali klakson mobil mengagetkannya dari belakang.
Shinhye terkikik pelan sambil memegang pinggang Yonghwa erat dan kakinya ikut bergerak memutar bersama dengan kaki Yonghwa.
"Apa yang kau lakukan?" tanya Yonghwa kesal. Dia merasa seperti diremehkan.
"Sudahlah.. biar cepat sampai, sebentar lagi langit mulai gelap. Kau tidak mau kan tidur di jalanan.."
Yonghwa berdecak kesal dalam hati dan melanjutkan kegiatan mengayuhnya.
---oOo---
At Yongshin dorms
Shinhye menghampiri Yonghwa yang sedang duduk melamun di sofa depan tv dengan dua cangkir cappucino kesukaan mereka.
"Yong..."
Yonghwa tersentak kaget dan berdecak kesal.
"Yyaa!!! Apa kau sangat senang kalau aku mati kena serangan jantung?"
Shinhye terkikik pelan dan menyerahkan segelas capucino di tangan kanannya.
"Minumlah. Jangan marah-marah terus. Wajahmu kalau cemberut jelek sekali."
Yonghwa meminum capucinonya sedikit dan kembali melamun.
"Yyaa!!! Sebenarnya kau kenapa?"
"Kau tidak tahu?"
Shinhye menggeleng cepat.
Yonghwa tersenyum kecil dan meletakkan cangkirnya di meja lalu menarik Shinhye mendekat ke arahnya.
Shinhye membelalakkan matanya saat tangan Yonghwa merangkul bahunya pelan dan menyandarkan kepala di atas bahu Shinhye.
"Kau ingin tahu aku kenapa?" Shinhye hanya mampu mengangguk kecil menjawab pertanyaan Yonghwa.
"Dengarkan... aku akan menyanyikan lagu untukmu. Dan itu permintaanku yang harus kamu penuhi. Arra..."
Lagi-lagi Shinhye hanya mengangguk dan mulai cemas dengan apa yang akan Yonghwa minta.
"Dengarkanlah.. wanita pujaanku..
Malam ini akan ku sampaikan..
Janji suci.. kepadamu dewiku..
Dengarkanlah kesungguhan ini...
Aku ingin.. mempersuntingmu...
Tuk yang pertama.. dan terakhir...
Jangan kau tolak dan buatku hancur...
Ku tak akan mengulang tuk meminta.
satu keyakinan hatiku ini..
Aku lah yg terbaik untukmu..."
(Yovie & Nuno, Janji Suci)
Yonghwa melepas rangkulannya dan memutar bahu Shinhye menghadap ke arahnya. Tampak jelas ekspresi terkejut dari wajah yeoja di depannya saat ini. Yonghwa tersenyum dan mengecup kening Shinhye singkat, membuat sang pemilik melebarkan matanya.
"Apa kau tidak tahu, kalau aku menyukaimu? Kau tidak sadar sebelum kita berangkat tadi aku berbincang serius dengan orang tuamu? Apa selama ini perhatianku kurang menjelaskan perasaanku padamu? Haruskah aku menyalakan kembang api dengan ukiran namamu di atas sungai Han?"
Shinhye hanya melongo mendengar penuturan sahabatnya saat ini. Bagaimana mungkin seorang sahabat mengatakan hal seperti ini?
Yonghwa menarik dagu Shinhye pelan agar ia mau menatap matanya.
"Tatap aku. Aku serius. Aku tadi marah karena kau sangat cuek dan menganggapku hanya sahabat. Seharusnya kau memintaku memboncengmu dari rumah sampai sini. Sehingga tidak perlu ada acara sinetron di tepi jalan seperti tadi.."
Shinhye mulai menunjukkan gejala ingin menangis ketika kata demi kata penjelasan dari Yonghwa berputar-putar di kepalanya.
"Saranghae Park Shinhye..."
--- Selesai ---
Cerita ini terinspirasi dari lagu Janji Suci - nya Yovie & Nuno karena penulis sedang ingat seseorang yang jauh di sana yang dulu pernah menyanyikan lagu ini, berharap Dia baik-baik saja
---****----
Catatan admin :
Akhirnya posting perdana fanfiksi milik Wangbie, saya di sini hanya membantu memposting dan mengedit beberapa typo (semoga sudah tidak ada typo :D) tanpa mengubah isi cerita, selamat membaca dan mohon meninggalkan jejak di komentar, terima kasih :)
Singkat banget ceritanya , berharap ada kelanjutannya... btw lagu janji sucinya itu aku suka banget... soalnya lagu itu lagu pernikahan aku.... tengkyu yah....
ReplyDeleteiyaah singkat bgt unn soalnya ini jamannya aku masih pke hp jadul.. jdi mmg kapasitasnya kecil.. hihi..
Deletedan... waw! wedding song! pasti romantis bgttt....
nado... thanks...
Pwahahaha dulu aku sempet tertarik dgn lagu itu, hihihi tp hanya sebentar,
ReplyDeleteHwaaaa so sweet,
Di tunggu next ff-nya unni ^___^
kenapa cuma bentar atuh non.. romantis bgt ituhhh... >.<
Deletetapi skrg aku juga gtu.. ? hahah ..
gomawoo..
Aku gak suka lagu romantis unn,
DeleteAku lebih suka laku yg merana dan menyedihkan, tp beda klo buat ff aku suka yg romance gak suka yg menyedigkan wkwkwk
Wb unnie ciayoo, that's good. I want more. It's too short. Please
ReplyDeletethank youu!!!!
Deletehhmm. arraseo..
i will.. >.<
Next ya
ReplyDeleteNext dgn OS lain kan.. hihi...
Deletegomawo...
Walaupun pendek tp tetep berkesan....
ReplyDeleteDitunggu karya2 mu selanjutnya Menggerus semangat utk berkarya ya, hwating ^-^
Maaf karena ini mmg pendek.. ^^
Deletetapi, terima kasih yah.. <3
keep support .. ^^
Sampe lupa ..
ReplyDeletepadahal niatnya pgn jdi komentar yg pertama.. hahah ..
thank you unn Rif ...
Thanks!!!!
Setelah aku baca, memang masih gaje ya.. >,<
maklum lah.. ini juga awal2 aku nulis.. kkkk ~
keep spirit and, saranghae... <3
Ya sama2 ��
DeleteBagus...
ReplyDeleteBang yong kalau ngelamar shinhye pake lagu ini aja ya? Hahaha
Ah...akhirnya bisa comment juga di sini...
Di tunggu karya selanjutnya
hahaha ..
Deletentr di publish klo nglamar.. hhahah...
naah kaan bisa juga .. kkk ~
gomawo...
It's so sweet first story wb. But very short..
ReplyDeletehihi.. iyaaps..
Deletependek bgt..
Miaan..
gomawo unnii...
Walaupun singkat tp berkesan banget,janji suci so sweet...
ReplyDeletehwaiting wangbie ditunggu ff selanjutnya...😉
gomawoyo... <3
DeleteWalaupun singkat tp berkesan banget,janji suci so sweet...
ReplyDeletehwaiting wangbie ditunggu ff selanjutnya...😉
ahh akhirnyaa aku bsa coment juga. mianhe eonni aku ngeluh soal 'kenapa susah dicoment' padahal kamu nyaa udh segenap hati nulis ff ini, ff nya bagus dan emang sih singkat banget un. tapi aku mengerti alasannya kenapa. hihiii . ff nya romantis banget tulisan mu tidak perlu di khawatirkan lagi un. aku sukaa .gomawo un gomawo :)
ReplyDeleteterima kasih juga sudah bersusah payah ngutak atik hp sampe leppi . <3 jeongmal gomawoyo ...
DeleteSemangat terus utk berkarya Saeng, Hwating
ReplyDeletegomawoyo unnii...
DeleteKeren ceritanya eonni,, walaupun pendek tapi ceritanya tetap keren (y)
ReplyDeleteWangbie eonni di tunggu next FF lainnya ^_^
Hehe..
DeleteIyaah pendek bgt...
Gomawoyo..
Ahh janji suci 😍😍😍
ReplyDeleteEmang sahabatan antara laki laki dan perempuan itu pasti ada salah satu yg nyimpen perasaan.. hehehehe
Kurang panjang ceritanya.. klimaksnya kurang gregettt.. hahahaha 😂
Hahahha ..
Deleteiyaps.. thanks yaahh....
ntr aku suruh Yong dteng ajah biar greget.. (??), kkk ~
gomawo...
Kkk aku tunggu mas yonghwa nyaaa.. hahahahaha
DeletePendek ceritanya .
ReplyDeleteTpi tetap so sweet
iyaahh...
Deletegomawoyo.. ^^
Tumben crtanya pendek eoni..
ReplyDeleteSbnrnya gx bgtu suka sma lagu ini tpi pas bca d ff ini gx tau knpa jdi sweet hehehe
Ini waktu jamannya aku masih pke hp jadul .. Jdi ga bisa panjang nulisnya.. hehh ..
DeleteRomantis kok lagunya. Heh..
gomawo...